Lembaga Zakat dan Sumbangan Wajib Yang Diakui Ditjen Pajak Republik Indonesia

Hari ini tanggal 30 Maret 2014. Ini berarti 1 hari menjelang penutupan penerimaan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) Orang Pribadi. Sedangkan SPT Perusahaan masih ada waktu 1 bulan lagi hingga akhir April 2014.

“Sudahkan kamu lapor pajak?”

Kalau jawabannya sudah. Pertanyaan selanjutnya “Apakah kamu sudah melaporkan zakat/sumbangan wajib di dalam laporan pajak?”

Sebagian besar akan menjawab “Belum” atau “Memang bisa/perlu dilaporkan?”

Masyarakat Indonesia (mungkin) sudah sadar pajak tapi belum banyak yang sadar bahwa zakat/sumbangan wajib keagamaan juga perlu dilaporkan. Tujuannya adalah sebagai pengurang Penghasilan Kena Pajak. Ketentuannya adalah zakat/sumbangan wajib tersebut disetorkan melalui lembaga-lembaga yang telah diakui keabsahannya oleh Ditjen Pajak Republik Indonesia.

Daftar lembaga penerima zakat dan sumbangan wajib keagamaan yang diakui adalah sebagai berikut :

lembaga zakat yang diakui ditjen pajak republik indonesia
lembaga zakat yang diakui ditjen pajak republik indonesia

Kamu bebas memilih apakah akan menyalurkan zakat dari penghasilan kamu setiap bulan secara langsung ke orang yang kamu tentukan atau mempercayakannya via lembaga zakat di atas. Kalau saya pertimbangannya menyalurkan melalui Dompet Dhuafa karena penerima zakat di dalam Islam harus memenuhi beberapa persyaratan, yakni (CMIIW) :

  1. Fakir
  2. Miskin
  3. Amil Zakat (Pengurus Zakat)
  4. Para Muallaf (Orang yang baru memeluk Agama Islam)
  5. Para Budak belian yang ingin memerdekakan dirinya
  6. Yang terlilit oleh Hutang
  7. Sabilillah (Para pembela dan penegak agama Allah)
  8. Para Musafir (yang kehabisan bekal dalam perjalanan tapi tidak berniat untuk bermaksiat)

Saya kuatir zakat yang saya sampaikan sendiri tidak sesuai dengan kriteria yang diharuskan. Itu mengapa saya memilih lembaga zakat agar zakat penghasilan yang saya keluarkan setiap bulan tepat sasaran dan dikelola secara profesional. Insha Allah 🙂

Apabila kamu juga tertarik untuk mulai menyalurkan lewat lembaga zakat, sekarang mudah mengakses informasi mengenai lembaga zakat tersebut melalui websitenya. Saya coba ambil contoh Dompet Dhuafa ya!

website dompet dhuafa

Dompet Dhuafa memiliki beberapa cara untuk mempermudah kita berdonasi (zakat, infaq, sedekah). Bisa melalui

a. Perbankan

  • Setor Tunai
  • ATM
  • Internet Banking
  • SMS Banking

b. Langsung ke Kantor Dompet Dhuafa

c. Jemput Donasi

Luar biasa mudah kan. Lembaga zakat lain kurang lebih sudah memiliki fasilitas yang sama. Sekarang semakin mudah bagi kita untuk menjalankan perintah agama. Sekarang terserah kamu preferensinya dengan cara yang mana.

One thought on “Lembaga Zakat dan Sumbangan Wajib Yang Diakui Ditjen Pajak Republik Indonesia”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *