Pertanyaan Sederhana Penuh Makna

“Apa kabar?”

Pertanyaan pembuka obrolan standar. Sederhana tapi penuh makna.

Kemarin malam obrolan dengan seorang kawan diawali dengan bertanya kabar. Lama tidak saling sapa, apalagi jumpa, karena kami beda negara.

image

Kilas balik 2 tahun lalu, saya bersepeda tengah malam di Singapura. Pinjam sepeda teman saya ini, ditemani anak dan 2 karyawannya. Teman saya dan suaminya sudah berumur diatas 50 tahun, yakin tidak sanggup bersepeda sampai 4 jam keliling kota.

Nite ride dimulai dengan saya dan anak mereka meninggalkan condominium menuju toko menjemput 2 karyawannya. 4 sepeda MTB, 2 condo mewah dan 2 toko peralatan para skaters. Keluarga teman saya ini cukup sejahtera nampaknya.

Perbandingan tampak jelas ketika selama perjalanan kami melintasi banyak vertical houses yang standar saja bentuknya. Bisa dibayangkan di dalamnya ruangan terbatas. Beda sekali dengan condo mereka yang luas, dengan 3 kamar tidur, ruang tamu dan dapur dengan ukuran normal. Ada fasilitas private pool, gym, taman dan kolam ikan yang bagus.

Tempat tinggal beberapa teman lain yang lain ukurannya serba mini. Jadi terasa nyaman sekali berada di condo mereka.

Dua tahun terakhir ternyata bisnis tidak berjalan seperti harapan. Apa yang mereka punya perlahan hilang. Tempat usaha, tempat tinggal, tidak tersisa. Tentu mereka masih punya harta untuk bertahan hidup tapi (mungkin) tidak dengan standar hidup yang sama.

Bertanya kabar jadi sangat bermakna bila pada akhirnya kita bisa mengirimkan doa saling menguatkan dalam kesulitan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *